IED MUBARAK

Tags

,

SEMOGA KITA SEMUA TERMASUK MENDAPATKAN KEMENANGAN DALAM PUASA RAMADHAN INI

Advertisements

JAI MEDAN SILATURRAHIM DENGAN GUBERNUR SUMATERA UTARA

Tags

, , , , ,

Medan-Mubarak’s Mosque, (20/08), Sekitar pukul 14.30, langit-langit di kota Medan mulai membuka, dan pelan-pelan cahaya matahari turun setelah setengah hari turun hujan.  Disalah satu sudut di kota Medan, Rombongan Jama’ah Ahmadiyah Medan yang terdiri dari Mln.Murtiyono YI (Mubwil), Mln. Abdus Satar (Mblg. Brastagi), Hanifan Ahmad (Nazim Wilayah), Ir. Mahmuddin (Ketua Jama’ah Medan), Fahim Ahmad (Qaid Majlis), Bp.Iqbal (Ketua Bekasi/Amirda Bekasi), Nella Fariyanti (Ketua LI), Anis Thahiratun Nisa (Bendahara LI), Seruni (Sekum LI), Avi, Hafizah, tiga Athfal dan satu orang abna putra Bapak Mubwil, bertolak dari Masjid Mubarak Medan untuk menghadiri satu pertemuan open house Plt.Gubsu Gatot Pujo Nugroho.  Dengan memesan dua taxi rombongan meluncur ke rumah Jabatan Gupsu Gubernur Sumatera Utara yang bertempat di Jalan Jend.Soedirman.  Acara ini merupakan tindak lanjut dari agenda rabtah Jamaah Ahmadiyah Medan yang sebelumya juga kita menghadiri buka bersama, Tausiyah dan sholat Maghrib bersama yang di adakan di rumah Jabatan Plt.Gubernur Sumut (Gupsu) (06/08). Semua acara di serahkan sepenuhnya kepada kita, tempat dan hidangan pembuka ditanggung oleh tuan rumah.

Sesampainya di tempat, tanpa basa-basi rombongan langsung menuju ke halaman dimana acara di selenggarakan.  Mubwil dan rombogan langsung dipersilahkan menikmati hidangan yang ada.  Makanan yang ada cukup bervariasi, dari sop ayam, rendang, aneka macam buah-buahan, Martabak India, Roti Cane, kari dengan Chef Orang India, hingga kebab turki.  Untuk minumannya pun berbagai macam juice sampai dengan Ice Cream Walls, adapun buah-buahannya ada jeruk; kelengkeng hingga blue berry.  Singkatnya hidangan di acara tersebut tidak akan mengecewakan.  Suasana cukup akrap antara tamu yang hadir.  Beberapa tamu-tamu pun menyumbang lagu untuk menghangatkan acara Open House dengan Plt.Gupsu. Hadir juga dalam acara tersebut Sutan Bhatoegana yang katanya menyatakan siap maju pada Pilgub Sumut 2013 mendatang. Di beberapa baris dari tamu yang hadir juga terdengar suara ricuh.  Diantara mereka ada yang berteriak “kalau tidak di kasih THR jangan pilih Gatot…”.  Itulah beberapa gambaran suasana Open House Plt Gubsu.

Setelah menikmati hidangan, Bp Mubwil mengajak rombongan untuk silaturrahim dengan Plt.Gupsu Gatot Pujo Nugroho.  Nampak Plt.Gupsu berdiri dari tempat duduknya untuk menyambut rombongan dan menanyakan rombongan dari mana.  Kemudian Bp Mubwil pun memperkenalkan diri mewakili rombongan dari Jamaah Ahmadiyah Medan.  Lalu Plt. Gupsu sangat kaget dengan perkenalan tersebut dan mengatakan ahlan-ahlan lalu keduanya bersalaman dan  berpelukan.  Plt. Gupsu juga mempertanyakan beberapa hal kepada Bp Mubwil salah satunya “Ahmadiyah kemarin lebaran (Versi peerintah 19/08) atau sekarang lebaran (yaitu lebaran ke dua 20/08)?”  dan bp Mubwil pun menjawab dengan penuh antusias bahwa “Ahmadiyah mengikuti  keputusan Pemerintah.”  Setelah beberapa menit berbincang Mubwil dan rombongan mengucapkan Selamat IEDUL FITRI, terimakasih atas undangan dan hidangan serta di tutup dengan berfoto bersama.  Setelah itu Mubwil dan rombongan pun undur diri dengan ucapan salam kepada Plt Gupsu. (FA)

PENGKHIDMATAN KE PENGUNGSI ROHINGYA MEDAN

Tags

, , ,

Medan, Mubarak Mosque- (13/08) Tim Humanity First (HF) mengadakan pengkhidmatan sosial untuk korban sosial Etnis Rohingya-Myanmar yang ada di Camp Pengungsi Padang Bulan Medan.  Setelah mengadakan komunikasi dengan Tim HF Nasional di Jakarta, maka tanpa berfikir panjang kami mulai prepare beberap kebutuhan dengan anggaran yang ada.  Mulai dari pembuatan aksesoris id, stiker, kaos, dan spanduk hingga pembelian bahan utama bantuan yang meliputi: (Gula, Beras, Sarden, Tepung Atta, terigu, Minyak Goreng, Indomie, Kacang Kuda, Susu Kental manis, Teh, Biscuite, Margarin, Agar-agar dan bahan perlengkapan lainnya). Maka dengan menggunakan mobil Xenia yang di berikan oleh salah seorang anggota cukup untuk mengangkut bahan bantuan.

Prepare bahan bantuan ini di siapkan sehari penuh setelah kami selesai belanja, sekitar pukul 16.00 WIB ba’da sholat Ashar kami langsung menuju lokasi.

Kami pun cukup was-was apakah bahan bantuan dapat terdistribusikan sebelum sholat maghrib atau kami terpaksa buka di jalan? Hal ini cukup beralasan dimana menjelang lebaran ini jalan di kota Meda sudah sangat padata dan macet.  Akhirnya kami putuskan untuk lewat pinggir kota yaitu Ringroad.  Meski sedikit memutari kota paling tidak jalanan tidak macet.  Namun benar saja, sampai di daerah Setia Budi kami pun akhirnya memilih buka di jalan setelah kami lihat jam di tanga sudah menunjuk pukul 18.15 WIB.  Kami dengan rombongan berhenti di sebuah kedai APJ (Ayam Penyet Jakarta) di depan Universitas Sumatera Utara (USU).  Baru setelah berbuka kami pun langsung meluncur ke lokasi.  Di lokasi Qaid Wilayah Khudam Miswanto telah menunggu dengan 3 oraag kawan dari ASB Aliansi SUmut Bersatu.

Berikut berita bergambar pengkhidmatan sosial TIM HUMANITY FIRS (HF) Medan, di camp Pengungsi Rohingya-Padang Bulan Medan.  Mereka terdata secara cacah jiwa ada 42 orang, dan masih ada beberapa lagi yaitu di hotel pelangi, Sentabi, Top In, dan penjara Imigrasi Belawan.  Perjalanan mereka terhitung cukup lama dalam mencari suaka, setelahnya sebelum sampai di Indonesia sekitar tahun 80 an mereka mencari suaka di Banglades-Thailand, Malaysia dan terakhir sudah ada 2-3 tahun bermukim di Indonesia.

Dari Malaysia mereka hannya menaiki perahu sayur untuk dapat menyeberang ke Indonesia.

Para pengungsi nampak gembira sekali menyambut kedatangn Tim Humanity First.  Segera, tanpa di komando mereka ikut menurun-nurunkan bahan bantuan, sambil sesekali terdengar percakapan antara mereka dengan bahasa Daerah mereka yang bercampur, anatara ingris, Melayu, India dan Urdu.

Sebagai simbolik penyerahan bantuan dari Tim HF di wakili oleh Penanggung Jawab Tim Mln.Murtiyono Yusuf Ismail dan penerima adalah salah seorang dari Rohingya Ustad Ahmad Ihsan.  Tentunya hal ini sangan membahagiakan sekali bagi Pengungsi Rohingya.  Pasalnya hari Raya IEDUL FITRI sudah di ujung mata, dan sudah barang tentu kebutuhan-kebutuhan dalam menyambut puasa sangat di butuhkan.  Maka dengan adanya bantuan dari TIM HF ini dapat menambah kebahagiaan dalam menghadapi IEDUL FITRI.  Setidaknya inilah yang dirasa oleh Abu Ahmad ketua dari pengungsi Rohingya-Padang Bulan, Medan.

Atas nama Pengungsi Rohingya Abu Ahmad juga menyampaikan keluh kesahnya kenapa proses suaka untuk suku Rohingya ini paling lama di banding dengan suku atau bangsa lain yang ada di Indonesia ini?  Lebih jauh dia berharap pemerintah Indonesia dapat memberikan tempat tinggal bagi mereka.  Di Medan mereka merasa cukup aman nyaman, semua orang bisa hidup damai di sini.  Tidak menyoal masalah agama dan suku. (M.Sufi)

Kemerdekaan Beragama dan Berkeyakinan dalam Media

Tags

, , , , ,

ImageAliansi Sumut Bersatu (ASB) sebuah LSM yang concern terhadap penguatan penghormatan, pengakuan, perlindungan, dan pemenuhan Hak Atas Keberagaman.  Berdasarkan   pemantauan, ASB menemukan banyaknya berita – berita di media baik cetak maupun elektronik yang mendukung menguatnya peristiwa intoleransi.

Kondisi tersebut, mendorong ASB melakukan kegiatan Pelatihan Jurnalis dengan tema “Kemerdekaan Beragama dan Berkeyakinan dalam Media,” yang  diselenggarakan pada tanggal 13 – 14 Juli 2012 diHotel Horison Berastagi, Sumatera Utara.

Pelatihan terbatas ini diikuti oleh 26 orang peserta yang terdiri dari pemuda lintas agama, mahasiswa, dan aktivis muda. Atas undangan dari ASB, Jemaat SUMUT Wilayah Barat mengirimkan satu orang perwakilannya.

Untuk materi, sesi pertama disampaikan oleh Veryanto Sitohang, Direktur ASB tentang maksud dan tujuan diadakanya pelatihan jurnalistik ini, diharapkan para peserta bisa menjadi junalis-jurnalis handal yang mampu menyuarakan pentingnya nilai-nila toleransi dalam masyarakat.

Sesi kedua disampaikan oleh Trully Okto Purba, redaktur Harian Tribun Medan menyampaikan materi tentang “Menggunakan Citizen journalism sebagai alat advokasi.”  Hal ini bisa dimanfatkan oleh para aktifis untuk mengkampanyekan misi-misi mereka.

Dan sesi terakhir diisi oleh J. Anto seorang penulis yang cukup terkenal, memaparkan tentang kaidah-kaidah penulisan opini di media cetak. Yang menarik dari pemaparannya, ia mengunakan sebuah tulisan opini yang dimuat salah satu media yang isinya memberatkan Jemaat. Ia menjelaskan bahwa betapa berbahayanya tulisan tersebut karena menggiring pembaca kepada pemahaman keliru dan berat sebelah terhadap Jemaat Ahmadiyah.

Diakhir sesinya J. Anto menugaskan para peserta untuk membuat sebuah tulisan opini dengan berbagai macam tema diantaranya tentang Jemaat Ahmadiyah. Dalam pelatihan tersebut memang para pemateri banyak menyampaikan kasus-kasus yang menimpa Jemaat dan juga dipertanyakan oleh para peserta. (MADj)

Nonton Film Romi dan Yuli dari Cikesik

Tags

, , , , , ,

Pimpinan  JAI Tanjung Pura, M Akram Djazuli

ImagePada hari Jum’at (10/12) saya berkesempatan menghadiri undangan buka bersama dari Aliansi Sumut Bersatu (ASB), sebuah ornop yang konsern terhadap penguatan penghormatan, pengakuan, perlindungan dan pemenuhan Hak Atas Keberagaman. Acara berbuka yang sederhana itu diselenggarakan di sebuah restoran di kawasan Medan Baru. 

Menariknya, acara buka bersama itu didahului dengan penayangan film Romi dan Yuli dari Cikesik dan dilanjutkan dengan kegiatan diskusi. Film itu menceritakan tentang sepasang  kekasih yang saling mencintai tetapi ternyata hubungan cinta mereka tidak disetujui oleh kedua orang tua masing-masing. 

Pasal ketidaksetujuan orang tua mereka karena mereka berlainan keyakinan agama, mereka sama-sama muslim tapi ternyata yang laki-laki muslim Ahmadiyah sementara yang wanita muslim umum. Hal itulah yang kemudian menyebabkan ayah si gadis murka. Kisah cinta mereka yang indah menjadi terlarang dan dipenuhi oleh duka lara.       

Meskipun cerita film itu sebagian besarnya fiksi tetapi sebenarnya banyak pelajaran yang bisa dipetik. Di zaman yang katanya canggih saat ini kisah-kisah sedih semacam itu senantiasa ada disebabkan kurangnya informasi dan salah paham duka lara itu terjadi. 

Diskusi berjalan dengan baik yang membahas soal film tersebut seputar persoalan-persoalan pluralisme yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat. Kadang kita memang kurang menyadari bahwa kerukunan merupakan aset berharga untuk menatap masa depan yang lebih baik.   

Tidak terasa sekitar tiga jam dilewati buka puasa pun tiba, tidak hanya muslim, perserta yang non muslim pun turut menyantap hidangan berbuka. Dalam suasana akrab dan cair semua peserta nampaknya menikmati suasana Ramadan yang penuh rahmat.

 (*/tribun-medan.com) 

Penulis : Truli
Editor : Sofyan Akbar
Sumber : Tribun Medan

Tweet Cikeusik Satu Tahun

Tags

, , , , ,

 

Posted by: dildaar80 on: 6 Februari 2012

Rate This

“@andreasharsono: 1. Hari ini, 6 Feb 2012, tepat setahun penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik dimana 3 orang dibunuh, 5 luka berat, cacat seumur hidup”

“@andreasharsono: 2. Hingga hari ini keluarga Ahmadiyah kelahiran Cikeusik belum bisa kembali ke kampung mereka. Ancaman dan larangan keras sekali”

“@andreasharsono: 3. Mereka tinggal di Bintaro, sawah dan tanah terbengkalai di Mumbulan, Cikeusik, saya bbrp kali bertemu mereka di Bintaro”

“@andreasharsono: 4. Saya tak bisa sebut nama dan jumlah mereka karena mereka keberatan disebut. Ekonomi dan bisnis mereka hancur berantakan #6211″

“@andreasharsono: 5. Saya ikut advokasi Cikeusik krn video mulanya tak disiarkan Metro TV, saya menulis utk Nieman Reports #6211 http://t.co/J6VlYr1Z”

“@andreasharsono: 6. Belajar “Blur” karya Kovach & Rosenstiel saya putuskan pakai You Tube guna capai audience Indonesia. Ia terbukti efektif #6211″

“@andreasharsono: 7. Namun keadilan belum ditegakkan untuk kaum Ahmadiyah. Tak ada orang divonis utk pembunuhan Cikeusik #6211 http://t.co/JhbAVjjS”

“@andreasharsono: 8. Cikeusik membuka mata saya terhadap diskriminasi agama di Indonesia, dari GKI Yasmin hingga Bahai #6211″

“@andreasharsono: 9. Sejak SBY kuasa rata2 ada 80 gereja ditutup tiap tahun, naik dari rata2 8 gereja tiap tahun zaman Sukarno-Suharto #6211″

“@andreasharsono: 10. Tahun lalu Wahid Institute catat 244 kasus pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia, ia makin banyak, makin mematikan #6211″

“@andreasharsono: 11. Fenomena mayoritas-minoritas diciptakan lewat berbagai aturan, sejak PNPS 1965 hingga SKB Ahmadiyah 2008 #6211″

“@andreasharsono: 12. Di Kupang mayoritas Kristen halangi minoritas Muslim bangun masjid Batuplat dgn memakai aturan PMB 2006 soal rumah ibadah #6211″

“@andreasharsono: 13. Cikeusik menciptakan pemahaman soal diskriminasi agama di Indonesia. Hashtag #6211 akan jadi simbol buat perjuangan hak beragama”

“@andreasharsono: 14. Ia bukan saja urusan Ahmadiyah tapi semua minoritas lain, dari Kristen hingga Syiah, Buddha, Hindu, Konghuchu, gerakan spiritual dll”

“@andreasharsono: 15. Mayoritas-minoritas masalah relatif. Ia tergantung dari batas yang diciptakan orang. Hak beragama adalah hak asasi manusia #6211″

“@andreasharsono: 16. “Saya Ingin Pulang” soal pengungsi Ahmadiyah asal Cikeusik karya Liza Desylanhi #6211 http://t.co/KvBqAGhw”

“@andreasharsono: 17. Kisah Warsono dan Roni Pasaroni, dua korban meninggal di Cikeusik #6211 https://t.co/kE4LVelR”

“@andreasharsono: 18. Kisah Tubagus Chandra, korban meninggal di Cikeusik, isteri sedang hamil lima bulan #6211 http://t.co/rQ0HSFTN”

“@andreasharsono: 19. Bbrp orang kuatir Indonesia sedang “pakistanisasi” atau “talibanisasi” menuju negara gagal, sektarian #6211 http://t.co/HbBTpS0g”

“@andreasharsono: 20. Hormat saya utk kelompok2 pembela hak beragama: Cmars, ICRP, Interfidei, JIAD, Kontras, Setara Institute, Wahid Institute dsb #6211″

 

 

Source: http://dildaar80.wordpress.com/2012/02/06/tweet-cikeusik-satu-tahun/#comments

PERNIKAHAN

Tags

, , ,

ProsesiAkad Nikah, baju putih Muhammad Irfan Bin Irianis Sutan BandaroMedan, Masjid Mubarak (8/12).   Hari ini seperti  Juma’at-jum’at biasanya para anggota Jemaat di Masjid Mubarak Medan melaksanakan Sholat Jum’at.  Sedang khatib giliran Mln. Sarmad Ahmad.  Mengangkat masalah “Ajaran Rasulullah SAW Tentang Keimanan”.

Namun dari yang biasa tersebut, rupanya ada yang sedang merasakan Jum’at ini hari yang sangat luar biasa dan bersejarah.  Setelah Khutbah dan Sholat Jum’at, Pak Hasmar Siregar anggota biasa memangilnya yang juga sudah langganan memberikan pengumuman, berdiri dan mengumumkan bahwa setelah Sholat Jumat ini insyallah akan diadakan akad nikah antara Muhammad Irfan bin Irianis Sutan Bandaro dengan Rina Meini Harahap.

Maka tanpa basa-basi lagi Bapak Mubwil Mln. Murtiyono Yusuf Ismail berdiri menyampaikan khutbah nikah.  Ada sekitar enam pesan yang di sampaikan dalam khutbah nikah tersebut.

Dengan menyitir ayat:

1.            Ali Imran : 103

2.            An Nisa-2

3.            Al Ahzab 72

Diantaranya dari enam pesan tersebut adalah:

1.            Berusaha keras menjadi pribadi yang bertaqwa

2.            Semua orang berjodoh dan hannya selera/nafsu yang membatasi itu

3.            Al Yaum ada tiga (امس : amsi, الآن: Sekarang, dan غدا: Besok).

Kita akan melalui tiga masa, yaitu yang sudah lewat dimana menjadi pelajaran untuk kita.  Sekarang, menjadi plaining agenda kedepan dan menentukan langkah hidup.  Kemudian Besok, bermodal pelajaran dulu, dan sekarang menjadi motivasi mewujudkan target-target yang ingin kita raih di masa akan datang.  Karena kesuksesan bukan milik masa depan, tetapi kesuksesan adalah merupakan kridit poin masa sekarang.  Jadi tolak ukur Fazan Fauzan Azhiima adalah maksimalisasi amalan di waktu sekarang.

4.            Hindari pergunjingan

Di dalam menjalani hidup gunjingan suatu hal yang pasti akan kita dapati.  Hannya tantangannya apakah kita terlalu respon dengan pergunjingan tersebut atau kita bekerja sesuai dengan apa yag menjadi petunjuk ajaran agama?  Jangan beranggapan semua orang sepakat dengan kita.  Tetapi kita perlu tunjukkan semaksial mungkin dalam menjalani kehidupan.  Kita harus menjadi pribadi ahsanul makhluqaat ( sebaik-baik penciptaan) dan yanfa’u linnaas-I (bermanfat bagi manusia).

5.            Memaafkan

Sebuah contoh sahabat, Rasulullah saw ketika sedang duduk-duduk dengan para sahabat, lalu beliau bersabda: maukah kalian aku tunjukan seorang ahli surga?  Lalu serempak para sahabat menjawab mau yaa Rasul.  Itulah dia, sambil beliau menunjuk ke salah seorang yang baru masuk ruangan dengan tergopoh-gopoh.  Janggutnya masih terlihat basah oleh air wudhu, sambil mententeng sepasang sandalnya.  Keesokan harinya Rasul juga menyatakan hal yang sama sebagaimana yang beliau sampaikan kemarin.  Ada seorang sahabat yang penasaran atas amal apa orang tua itu mendapat Surga, dia bernama  Abdullah bin Amr.  Abdullah sengaja bertemu dengan orang tua tersebut.  Hai orang tua, aku sedang ada masalah dengan orag tua ku, maukah aku menumpang barang tiga  hari saja di rumah mu?  Lalu orang tua tersebut mempersilahkan dengan senang hati.  Selama tiga hari Abdullah memperhatikan orang tua tersebut dan tak nakpak olehnya yang istimewa terdapat pada orang tua itu.  Lalu kemudia dia pun beranikan diri untuk menannyakan, kata Rasulullah saw engkau seorang ahli surge,  gerangan apa yang membuat engkau layak menjadi pewaris surga?  Lalu orang tua itu menjawab: aku hannya memiliki kebiasaan sebelum tidur aku mengingat siapa saja orang-orang yang berbuat salah kepada ku dan aku berusaha untuk memaafkan, lalu aku berdoa kepada Tuhan agar besok hari saat  aku bangun Tuhan berkenan menghapuskan semua sakit hati ku.

Memaafkan adalah suatu tindakan yang sangat mulia dan sangat di perlukan di dalam menjalani kehidupan berumah tangga kelak.

6.            Masih Mau’ud as bersabda:

Berusahalah menjadi orang yang bertaqwa, ketika kalian menjadi seorang muttaqi, maka Tuhan akan memudahkan segala urusanmu.

Wamayyattaqillaaha yaj’allahu makhrajaa wa yarzuqhum minhaitsu laa yahtasiib ¬  (at-Talaq:4-5)

 

Setelah khutbah nikah berakhir, dilanjutkan prosesi akad nikah.  Orang tua wali sendiri Muhammad Yunus Harahap yang menikahkan putrinya Rina Meini.  Bertindak selaku saksi Hasmar Siregar dari laki-laki, dan dari perempuan Ir. Mahmuddin.  Akad nikah pun alhamdulillah berjalan lancar, maka setelah ucapan MUBARAK di berikan snack kecil pun mulai di bagikan.  Sepotong roti bolu dan sebuah Lemper abon dengan satu gelas minuman Aqua.  Kemudian keluarga yang berkepetingan segera menuju ke KUA untuk mencatatkan pernikahan kedua mempelai.

 

MUBARAK SEMOGA ALLAH TA’ALA YANG MAHA PENGASIH MEMBIMBING ANDA UNTUK MEWUJUDKAN KELUARGA YANG RUKUN DAMAI SENTOSA DI BAWAH BERKAH DAN KARUNIANYA.  AMIIN.  Red. M.sufi

SERBA SERBI JALSAH SALANAH 0F NORTH SUMATRA 2012

Tags

, , , , ,

SERBA SERBI JALSAH SALANAH OF NORTH SUMATRA 2012

Tags

, , , , , ,