Tags

, , , , ,

ImageAliansi Sumut Bersatu (ASB) sebuah LSM yang concern terhadap penguatan penghormatan, pengakuan, perlindungan, dan pemenuhan Hak Atas Keberagaman.  Berdasarkan   pemantauan, ASB menemukan banyaknya berita – berita di media baik cetak maupun elektronik yang mendukung menguatnya peristiwa intoleransi.

Kondisi tersebut, mendorong ASB melakukan kegiatan Pelatihan Jurnalis dengan tema “Kemerdekaan Beragama dan Berkeyakinan dalam Media,” yang  diselenggarakan pada tanggal 13 – 14 Juli 2012 diHotel Horison Berastagi, Sumatera Utara.

Pelatihan terbatas ini diikuti oleh 26 orang peserta yang terdiri dari pemuda lintas agama, mahasiswa, dan aktivis muda. Atas undangan dari ASB, Jemaat SUMUT Wilayah Barat mengirimkan satu orang perwakilannya.

Untuk materi, sesi pertama disampaikan oleh Veryanto Sitohang, Direktur ASB tentang maksud dan tujuan diadakanya pelatihan jurnalistik ini, diharapkan para peserta bisa menjadi junalis-jurnalis handal yang mampu menyuarakan pentingnya nilai-nila toleransi dalam masyarakat.

Sesi kedua disampaikan oleh Trully Okto Purba, redaktur Harian Tribun Medan menyampaikan materi tentang “Menggunakan Citizen journalism sebagai alat advokasi.”  Hal ini bisa dimanfatkan oleh para aktifis untuk mengkampanyekan misi-misi mereka.

Dan sesi terakhir diisi oleh J. Anto seorang penulis yang cukup terkenal, memaparkan tentang kaidah-kaidah penulisan opini di media cetak. Yang menarik dari pemaparannya, ia mengunakan sebuah tulisan opini yang dimuat salah satu media yang isinya memberatkan Jemaat. Ia menjelaskan bahwa betapa berbahayanya tulisan tersebut karena menggiring pembaca kepada pemahaman keliru dan berat sebelah terhadap Jemaat Ahmadiyah.

Diakhir sesinya J. Anto menugaskan para peserta untuk membuat sebuah tulisan opini dengan berbagai macam tema diantaranya tentang Jemaat Ahmadiyah. Dalam pelatihan tersebut memang para pemateri banyak menyampaikan kasus-kasus yang menimpa Jemaat dan juga dipertanyakan oleh para peserta. (MADj)