SERBA SERBI JALSAH SALANAH 0F NORTH SUMATRA 2012

Tags

, , , , ,

SERBA SERBI JALSAH SALANAH OF NORTH SUMATRA 2012

Tags

, , , , , ,

SKILLS TRANING CLASS

Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Medan,(Mubarak).  Setelah shalat maghrib para peserta mulai berdatangan ke mesjid mubarak Medan.  (09/07). Tidak lain kedatangan mereka ke Mesjid Mubarak adalah untuk mengikuti SKILLS TRANING CLASS (STC) yaitu Kelas Pelatihan Ketrampilan yang di pusatkan di Rumah Missi.   Acara ini untuk yang pertama kalinya dilaksanakan secara gabungan walau pun sebelumnya anggota  Medan secara khusus sudah melaksanakan kegiatan keterampilan tersebut.

Walaupun rasa penat dan kantuk menghinggapi mereka, hal itu tidak menyurutkan semangat dan animo para peserta untuk mengikuti kegiatan STC, yaitu dengan banyaknya yang hadir terlihat jelas tidak hanya tua, muda, bapak-bapak dan ibu-ibu saja, tapi anak-anak athfal pun mereka cukup antusias dan serius dalam memperhatikan dan mendengarkan arahan, penjelasan, tanya-jawab dll dari para Tutor/pemateri. Peserta yang hadir dalam acara Pelatihan Keterampilan tersebut kurang lebih sebanyak 30 orang dari berbagai Cabang Jemaat yang ada di SUMUT Wilayah Barat & Wilayah Timur.  Data info yang di dapat bahwa, para peserta sebelumnya memang sudah di registrasi untuk mengikuti pelatihan.  Umumnya bagi mereka yang memiliki jiwa wirausahadan ketrampilan agar nantnya dapat mengembangkan sendiri di daerah mereka.

Acara Pelatihan Keterampilam tersebut dibagi kedalam dua sesi, sesi pertama diisi dengan Pelatihan Keterampilan IT( cara merakit Komputer) dan sesi yang kedua diisi dengan Pelatihan Keterampilan Menyamblon ( cara & teknis menyablon yang baik).  Sesi yang pertama ini dilaksanakan pada Sabtu malam, (9/07).  Acara yang dimulai setelah shalat Isya yang dipandu langsung pakar IT Jemaat Medan dengan Tutor Muhammad Syarif  menjelaskan cukup panjang lebar dan detail tentang perjalanan sejarah komputer hingga sekarang.  Kemudian bagaimana cara merakit computer, penjelasan yang panjang lebar dan detail tersebut membuat para peserta STC menjadi kebingungan. Karena sebagian besar peserta yang hadir adalah para pemula dalam pengetahuan IT khususnya dibidang Komputer ini.  Sehingga banyak menimbulkan pertanyaan dari para Peserta Keterampilan.  Tetapi syukurlah setelah banyaknya pertanyaan, para peserta mulai dapat memahami permasalahan komputer itu sendiri.  Bahkan Bp Miswanto sendiri yang tadinya tidak mengerti bagaimana itu komputer sekarang beliau memiliki keyakinan dapat merakit komputer.  Asala ada kemauan tambahnya.  Sesi pertama ini berlangsung selama 4 Jam sampai pukul 23. 30 malam, setelah acara sesi pertama selesai para peserta disuguhkan dengan berbagai macam tayangan Penyablonan pada Kaos dari beberapa Negara di Dunia, ada penyablonan secara sederhana/ manual yaitu masih menggunakan jasa manusia, ada juga yang menggunakan Fasilitas Modern yaitu dengan Menggunakan Mesin Sablon. Mulai dari Pemberian cat sampai Finishing/pengeringan sablon tersebut. Sehingga hal itu bisa membuat para peserta yang tadinya sudah mengantuk sekali pun terbangun lagi melihat tayangan penyablonan kaos tersebut. Yang paling menarik tentang penyablonan kaos yang ada dalam tayangan tersebut adalah yang berasal dari Negara India, dalam teknis penyablonannya tersebut ada adegan menginjak kain sablon tersebut.

Setelah shalat Shubuh para peserta usai menikmati hangatnya teh & sarapan pagi, tepat pukul 08.00 Wib.   Acara sesi kedua yaitu Pelatihan Keterampilan Menyablon langsung dimulai dengan Tutor Bapak Mubaligh Wilayah Medan, Mln. Murtiyono Yusuf Ismail. Berbeda dari sesi pertama dalam sesi kedua ini para perserta lebih bersemangat dan antusias lagi dalam mengikuti Kegiatan Pelatihan tersebut, karena pikiran pun masih fress dan fisik pun makin lebih bergairah setelah diistirahatkan beberapa jam sebelumnya.

Selama kurang lebih dua jam tutor dengan begitu santainya menyampaikan materinya, karena saking semangat dan antusiam para peserta banyak yang bertanya disela-sela tutor sedang menyampaikan materinya, sehingga hal itu menambah hidup suasana dalam Pelatihan Keterampilan Menyablon sesi kedua ini.  Setelah Tutor usai menyampaikan materinya, akhirnya yang ditunggu-tunggu para peserta pun sudah diujung mata yaitu mereka ingin langsung memperaktekan apa yang sudah mereka dapatkan dari Tutor tentang bagaimana menyablon pada kain/kaos tersebut.

Satu persatu sebagian peserta maju unjuk kebolehan untuk praktek langsung cara menyablon kaos pada kain, yang sebelumnya sudah diawali oleh tutor. Ada yang menyablon di atas jaketnya, ada yang di tishirt dalamnya, ada juga yang dikaos bola bahkan ada juga yang gagal karena kurang pas waktu mengepres cetakan sablonnya.  Namun para peserta semuanya merasa puas dan bangga karena mereka sudah dapat bekal ilmu dan Pengetahuan yang bisa mereka kembangkan dan karyakan guna kelangsungan hidup mereka dimasa yang akan datang. Sarmad

AKHIR PEKAN PENUH DENGAN PENGKHIDMATAN

Tags

, , , , , ,

Medan, (Mubarak).  Malam minggu  ke empat di akhir bulan Juni (25/06)tepatnya ba’da magrib sekitar 15 anak athfal dari cabang Medan berkumpul di Masjid Mubarak untuk menjalani program athfal yang setiap dua minggu sekali di adakan yaitu pengajian athfal. Dengan penuh antusias para adik-adik athfal mendengarkan nasihat yang di sampaikan oleh bapak Mubaligh Wilayah Bapak Murtiyono Yusuf Ismail dan nazim athfal Fahrizal Ahmad Tarigan.

Setelah pengajian Athfal selesai dan dilanjutkan dengan sholat Isa berjamaah para athfal lagsung kembali duduk di mesjid untuk melanjudkan acara yaitu malam athfal, seperti biasanya malam athfal di pimpin oleh nazim athfal sendiri dan Qaid Majelis Fahim Ahmad.   Acara yang di isi seperti biasa yaitu para adik-adik athfal mendapatkan pertanyaan dari Qaid dan dari nazim athfal seputar kejema’atan.
Setelah waktu menunjukan pukul 22.00 wib acara malam athfal selesai,tetapi acara athfal belum berakhir sampai di sini karena para adik2 athfal harus tidur di mesjid. Karena besok paginya pukul 04.15 harus bangun untuk mengikuti program cabang yaitu tahajud berjamaah dengan bapak2 anshor dan kakak2 khudam.  Pada hari minggu paginya tepatnya pukul 10.00 wib adik-adik athfal kembali berkumpul di mesjid untuk mengadakan kelas ta,lim bersama dengan anak-anak nasirat.
Walaupun semalaman penuh dengan kegiatan tetapi adik-adik athfal masih semangat untuk belajar di kelas ta,lim tanpa sedikitpun merasa ngantuk pada waktu belajar, semangat mereka terpicu karena siang harinya tepatnya selesai sholat Zuhur mereka akan represing ke kolam berenang Deli. Setelah waktu menujukan pukul 14.00 wib adik-adik athfal dengan persiapan masing-masing berupa perlengkapan renang dan bekal yang cukup langsung menyerbu mobil Xenia yang dikendarain oleh bapak Murtiyono (MUBWIL) beserta istri beliau Ibu Anis.
Para rombongan langsung berangkat menuju lokasi kolam, setibanya rombongan tiba saya nazim athfal dan yang
lainya tidak langsung masuk ke lokasi, kami membeli tiket untuk sejumlah anak yang akan berenang.
setibanya di lokasi kolam, adik-adik athfal langsung mengganti pakaian renang dan tanpa basa-basi langsung nyebur ke kolam.  Tanpa terasa sangking asiknya berenang waktu pun sudah menunjukan pukul 17.30 wib, karena sudah sore para athfal pun langsung menuju kamar ganti untuk mengganti baju yang basah. Tepat pukul 18.00 wib kami berangkat pulang setibanya sampai di mesjid kami kembali pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan senang.  Semoga aktivitas ini bisa menginspirasi adik-adik athfal dan menambah semangat dalam menjalani hari-hari ke depan.   Amin.   Fahrizal Ahmad Tarigan (Nazim Athfal)

AMIR BERKUNJUNG KE MEDAN

Tags

, , , , ,

Sort Prayer Medan, (mubarak). (02/05).  Udara di Medan pagi itu terasa segar dan ringan. Pagi ini Mubwil Murtiyono Yusuf Ismail bersiap diri menunggu Bp Junaidi guna menjemput Amir Nasional Mln. H Abdul Basit Shd, yang sedianya akan berkunjung ke beberapa Jemaat di Sumatera Utara. Kedatangan Amir Nasional merupakan pelunasan hutang kehadiran beliau yang tertunda ketika tidak dapat hadir pada Jalsah Salanah di Medan awal 2011 yang lalu. Dengan senyum khasnya beliau menyapa para anggota yang ketika itu sudah siap untuk melaksanakan ibadah Sholat Juma’at. Mubwil juga telah memberikan kesempatan kepada Amir Nasional untuk menyampaikan materi khutbah Jum’at. Dalam Khutbah Juma’at beliau mengulas prihal “Perlunya sabar dalam setiap Musibah”. Selepas Khutbah dan Imam Sholat Juma’at, beliau melanjutkan diskusi dan tanya jawab dengan para anggota dan saling melepas rindu. Tak bisa di hindarkan, sesekali beliau menyisipkan beberapa humor dalam percakapan. Tepat pukul 15.00 Amir Nasional melanjutkan kunjungannya ke Tebing Tinggi dengan diantar oleh Mubwil Murtiyono dan rombongan diantaranya (Keluarga Mubwil, Mln. Sarmad Ahmad, Mln Abdus Satar dan Seorang Anshor Bp Nasboon Hasibuan SH). Tepat pukul 17.00 rombongan sampai ke Masjid Tebing Tinggi. Menjelang Maghrib para anggota Jamaah di Tebing Tinggi dan beberapa Jemaat terdekat, mulai berdatangan henda bersilaturrahmi dengan Amir Nasional. Ba’da Sholat Maghrib di jamak dengan Isya’ dilakukan makan malam. Kemudian setelah itu diskusi dan tanya jawab pun di lakukan. Suasana akrab, hangat dan penuh dengan kekeluargaan mewarnai pertemuan malam itu. Namun kali ini rombongan bertambah satu mobil yaitu rombongan Anshorullah dari Tebing yang hendak melaksanakan pertemuan Anshorullah di Tanjung Balai. Dikarenakan adanya permintaan untuk mampir ke Cabang di Kandangan, maka hari sabtu pukul 08.00 Amir menyempatkan diri mengunjungi Cabang Kandangan. Setelah bertemu dengan para anggota, melihat kondisi Masjid dan rumah misi, Amir memimpin doa untuk kemjuan anggota di Kandangan dan juga untuk keselamatan di perjalanan. Kembali rombongan melanjutkan perjalanan menuju Tanjung Balai. Dua jam kemudian kami sampai di Tanjung Balai. Suasana sangatlah meriah. Rombongan disambut dengan senyuman oleh para anggota yang telah berkumpul menunggu kedatangan kami. Dalam pertemuan Amir Nasional memberikan arahan kepada para anggota, bagaiman harus berlaku sabar dalam setiap menghadapi ujian. Lebih jauh beliau menjelaskan bagaimana perlunya memperkuat kedekatan kita dengan Allah Ta’ala dan melaksanakan sebaik-baiknya contoh suri tauladan Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Karena di dalam keitaatan kepada-Nya lah kita akan mendapatkan jalan kesuCheckingksesan dan keselamatan berapa besar pun cobaan itu. Setelah makan siang dan diskusi tanya jawab, Amir Nasioanal dan rombongan berpamitan untuk kembali lagi pulang ke Medan. Dalam perjalanan pulang, ada hal yang lucu, yaitu ketika Amir menanyakan kepada Mubwil menanyakan “sudah berapa lama mengemudikan mobil keluar kota? Mubwil mejawab sekitar baru 2 kali ini pak. Lalu Amir pun sambil tersenyum berkata “pantas kaki saya ikut ngerem..:))”. Alhamdulillah perjalan selam empat jam menuju Medan dilalui tanpa halangan dan sangat berkesan. Karena sepanjang jalan, rombongan hampir tidak ada yang mengantuk karena jok-jok Amir Nasional dapat membius rombongan untuk tidak tertidur, hingga tiba kembali ke Medan pukul 20.30.

Keesokan harinya pada hari minggu kami mengadakan perjalanan kembali.  Kali ini kami menuju Brastagi.  Suasana sejuk dan perkebunan sepanjang Jalan Brastagi mempu melupakan rasa letih kami di perjalanan.  Setlah sampai di Masjid, anggota telah ada di Masjid.  Percakapan kecil pun terjadi prihal bagaimana keadaan anggota di Brastagi.  Tak terasa masuk sudah waktu Sholat Dhuhur.  Kami pun bergegas menunaikan sholat Dhuhur.  Setelah Shoat selesai kami di hidangkan makan siang.  Peretemuan tersebut terasa akrab sekali ditambah lunch yang segar hasil sayur mayur kebun anggota.  Setalah puas berbincang dengan sesekali tawa terlontas, nampaknya rombongan memang sudah harus pulang.  Kami pun berpamitan.  Rupanya kami sudah di tunggu Ketua Medan Bp Rafiq Ahmad di rumah beliau untuk makan malam.  Namun yang luar biasa, setelah pulag ke Masjid, kami pun sudah di sambut kembali untuk santap malam di rumah Ibu Ida Yono. Sufi

TIM FUTSAL MUBARAK FC

Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Medan, (Mubarak)

(02/01) sore itu 14.00 WIB, Tim Futsal  Mubarak FC yang di Komandoi oleh Fahrizal Ahmad Tarigan Nz. Sehat Jasmani nampak sibuk.  Ini tak lain siang ini mereka akan mengadakan latihan rutin.  Tidak lazimnya memang mereka mengadakan latihan rutin pada pukul 14.00 WIB dari yang biasanya pukul  16.00 ba’da Sholat Ashar.  Namun yang lebih penting dari itu TIM Futsal ini sudah beberapa kali mengukuti turnamen tingkat Medan.  Sebagaiman yang telah di katakana oleh Penasehat TIM Mubwil . Mln. Murtiyono Yusuf Ismail, bahwa Tim ini tidak hanya terdiri dari para Khudam saja, tetapi siap pun itu dia bisa bergabung maka dari itu tim ini juga terdiri ghaer 4 orang simpatisan.  Dibawah Panji MKAI lah Tim Futsal ini mulai merambah dan di kenal dikalangan menjamurnya Tim Futsal di Medan.  Dalam beberapa kali Tim ini sparing partner dengan Tim lain, sebut saja Tim Futsal dari perusahaan AC Hardwere, Tim Futsal Restoran Nelayan, dan beberapa kali Tim Futsal dari Organisasi kepemudaan di kota Medan.  Alhamdulillah dari beberapa permainan kita masih mendominasi dalam hal kemenangan.

Tim Futsal MUBARAK FC juga mengucapkan jazakumullah kepada MKAI Makassar –SULSEL, berkat merekalah kami memiliki dua lusin seragam latih tanding dan seorang donator dari simpatisan satu lusin rompi latihan dan satu buah bola Futsal.  Semua ini ada berkat keseriusan dan konsistensi pengurus serta anggota dalam memajukan MUBARAK FC.  Bahkan beberapa kali anggota MUBARAK FC sempat dilirik untuk ikut memajukan Tim Futsal lainnya.  Semua sarana ini menjadi penyemangat Khudam dan para pecinta olah raga untuk memajukan Tim ini.

Bagi Tim Futsal yang ingin menguji ketangguhan Tim Futsal MUBARAK FC-Medan ditunggu kabarnya.  Semoga kita dapat bertemu dalam dalam acara-acara PORNAS kah.  Salam dari kami MUBARAK FC untuk Tim Futsal MKAI di seluruh Indonesia. Fahrizal Ahmad Tarigan

PEKAN ATHFAL ON VOCATION

Tags

, , , , , , , , , , , ,

Di sungai mandi pagi

Medan, (Mubarak)

Kemeriahan akhir tahun Masehi pasti di rayakan di seluruh dunia, begitu pila yang di rasakan Athfal di Sumatera Utara Wilayah Barat (Medan).  Dengan diadaknnya Pekan Athfal bertema Athfal on Vocation  banyak Athfal yang antusias mengikuti acara tersebut.  Pekan Athfal di akhir tahun ini mengmbil lokasi di Jema’ah Rampah Baru-Namorambe dimana Mln. Surya Ahmadi  yang menjadi Muballigh di sana.  Pekan Athfal akhir tahun ini di ikuti empat Jemaah Lokal, yaitu Namorambe, (tuan rumah sendiri), Medan, Tanjung Morawa dan Belawan dengan jumllah keseluruhan peserta 17 orang.  Rupanya acara Pekan Athfal ini mampu menyedot minat dari LI dan Nashirat untuk ikut bersama-sama membuat kegiatan yang sama.  Maka tak pelak lagi acara semakin bertambah meriah.

Dengan lokasi aoutbound di sebuah ladang milik anggota, nampaknya cukup memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta.  Di tengah-tengah kondisi natural perkebunan coklat, padi, singkong  dan sungai turut memberikan suasana segar bagi pesrta.  Pekan Athfal akhir tahun ini dimeriahkan dengan banyak kegiatan seperti hapalan Juz Amma, tebak gerak, Api unggun, dan mandi-mandi di sungai yang sangat di minati para Athfal.  Kondisi terjal dan licin Karena semalam di guyur hujan sangat memberikesan tersendiri bagi peserta, Nampak sesekali peserta terjatuh dalam perjalanannya menuju lokasi.  Pekan Athfal ini di hadiri oleh Mubwil SUMUTWILBAR Mln. Murtiyono Yusuf Ismail, Mln Surya Ahmadi, Qaid Majlish Bang Fahim Ahmad dan Nazim Athfal Bang Fahrizal Ahmad.

Para Athfal di SUMUT tidak manja, buktinya mereka dengan susah payah mendirikan dua tenda sendiri.  Mengenai logistic, mereka pun mandiri dengan membawa telur, indomi dan beras untuk dua kali makan malam dan sarapan pagi.

Mudah-mudahan Pekan Athfal di akhir tahun ini, membuat para Athfal bertambah dewasa, mandiri dan selalu taat menjalani hidupnya sebagai seorang ahmadi yang mukhlish.  Amin. FA Tarigan

 

Masjid Mubarak Medan di Bongkar

Tags

, , , , , , ,

Medan, (Mubarak)

Bebarapa bangunan yang ada dalam badan Masjid Mubarak Medan di bongkar dan direnovasi kembali, Senin (27/10)
Setelah mengalami pergantian pengurus Amilah Jama’ah Medan, ada beberapa masih memegang jabatan lama, dan sebagian juga telah mengalami perubahan. Seperti halnya Sekretaris Jaidad Cabang pun juga mengalami pergantian. Khaerul Ahmad pejabat Jaidad yang lama digantikan oleh Mahmud Ahmad sebagai pejabat baru. Kali ini pejabat baru pun memiliki tugas baru yaitu meneruskan pembanguna Masjid yang sampai hari ini pun belum kunjung kelar. Tanggung jawab besar telah menunggu pejabat baru untuk melanjutkan program-program lama yang belum selesai. Maka tanpa berfikir panjang lagi, dalam rapat Amilah Cabang menunjuk, Penasehat Mubwil SUMUTWILBAR Penanggung Jawab Pembangunan Sekr. Jaidad, Pimpro Khaeruddin Basri, Sekretaris R Fauzy anggota Miswanto dan Fahim.
Adalah melanjutkan kembali pembangunan Masjid yang baru sekitar 50 % adalah program utama Jaidad Cabang Medan. Setidaknya ini lah yang menandai pembongkaran beberapa bangunan sementara yaitu tempat wudhu ibu-ibu yang rencana akan di teruskan dengan pembangunan tiang Masjid. Hal ini dilakukan menurut Pimpro (Bp Khaeruddin Bashri) dikarenakan kurangnya dana sehingga banyak bangunan kondisional yang bersifat sementara, sehingga di perlukan pembongkaran-pembongkaran guna melanjutkan program kerja pembangunan yang telah ditetapkan. Hampir dalam setiap kegiatannya Bp Mubwil memantau dan sesekali mengarahkan secara teknis apa yang menjadi pekerjaan tukang. Harapan beliau semoga kedepan tidak ada lagi pembongkaran-pembongkaran yang tidak perlu dikarenakan bangunan sementara. Atau berusaha menghindari pembangunan-pembangunan yang bersifat sementara. Semoga Jama’ah Medan segera memiliki Masjid yang elegan nyaman dan representative. Tentunya ini bukan pekerjaan yang mudah, diperlukan kesiapan mental, cita-cita serta semangat bersama. Ikram

MKAI Medan Ngaliwet

Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Medan, (Mubarak)

Malam sangat cerah dilangit Kota Medan, nampak kesibukan di rumah Misi Medan. Dalam kesibukan malam itu rupanya ada acara kecil-kecilan, ngaliwet, setidaknya itulah judul dari pertemuan malam itu (24/09).
Ya, ngaliwet ini merupakan kebiasaan masyarakat Cianjur Jawa Barat untuk mengikat tali kekerabatan.   Sedangkan yang mengolah makanan untuk urusan nasi dan perlengkapan santap malam adalah Ibu Mubwil sendiri, ini juga karena ibu Mubwil berasal dari Cianjur dengan di temani oleh Nurul salah seorang anggota LI Medan. Sedangkan para Khuddam sibuk membakar ikan bakar yang di sumbang langsung oleh seorang Anshar Bp Muslihuddin Nashir sebanyak 1 kg ikan Laut dan 1 kg ikan Mujaer.   Acara tersebut memang sedikit mendadak. Beberapa Khuddam berdatangan untuk memenuhi undangan yang di kirim melalui SMS saja.   Ada sekitar 9 orang Khuddam, 1 Athfal, 1 abna dan 2 LI yang ikut meramaikan acara tersebut. Para Khuddam bertanya-tanya kepada Bp Mubwil, ini acara apa pak? Beliau menjawab, ini acara hanya sebagai bentuk menandai niat yang akan di kerjakan dalam rangka mensukseskan agenda dan harapan baru untuk kemajuan Jama’ah Ahmadiyah Medan.
Acara malam itu sangat meriah akrab dan santai, berhiaskan asap dari pembakaran ikan dan asap kertas bekas alas telur yang di peruntukkan mengusir nyamuk malam itu.  Nyamuk malam itu sangat banyak, hal ini dikarenakan beberapa halaman Masjid yang dipenuhi semak belukar sudah mulai dibersihkan.  Para khuddam sangat menikmati makanan khas Cianjur tersebut.   Nasinya harum, enak dan khas, setidaknya itulah beberapa kalimat yang terlontar malam itu sebagai ekspresi dari rasa senang dapat berkumpul dalam acara tersebut.
Rupanya ikan bakar, nasi liwet dan lalapan, dapat meningkatkan konsentrasi mereka untuk mendengarkan beberapa nasihat Bp Mubwil Murtiyono YI. Tanpa terasa oleh para Khudam, beliau membawah pada suasana diskusi kecil seputar kemajuan, dan langkah-langkah yang harus para khuddam kembangkan di Medan ini.  Beliau mengarahkan bagaimana pentingnya khudam untuk ikut aktif dalam  kegiatan cabang.  Karena ini bukan saja akan bermanfaat bagi Jemaat, yang terpenting akan membawa manfaat bagi perubahan pribadi masing-masing.  Sehingga dapat berdampak meningkatnya ibadah dan kecerdasan diri.  Akhirnya harapan bersama diikat dalam pertemuan malam itu.  Jayalah MKAI Medan, maju terus demi masa depan mu. Ikram